Kamis, 09 Oktober 2014

10. Buatlah paragraf analisis ekspositoris yang disusun dengan diskusi ilmiah. Panjang karangan 5 paragraf. Diskusikanlkah jawaban anda bersama teman anda untuk menghasilkan jawaban yang sempurna.

Pengaruh banyaknya kendaraan roda 2 maupun roda 4 di Indonesia. 

     Perlintasan pintu kereta api sangat penting fungsinya, terutama di negara kita. Mengapa? karena, negara kita adalah salah satu negara terpadat di dunia. Maka dari itu palang perlintasan kereta api sangat vital fungsinya. Terlebih lagi angka kendaraan roda 2 dan roda 4 meningkat di kota - kota besar, seperti contohnya di DKI Jakarta tingkat angka kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4 menurut Kementerian Perhubungan (bstp.hubdat.dephub.go.id) sudah mencapai 6.5 juta unit, dimana 6.4 juta unit adalah kendaraan pribadi sedangkan 88.477 adalah kendaraan umum.

     Oleh karena itu angka kecelakaan diperlintasan kereta api sangat tinggi, tercatat pada bulan januari hingga bulan juni 2014 sudah terjadi 7 kali kecelakaan. Ditambah lagi perlintasan kereta api di DKI Jakarta maupun di kota - kota besar lainnya di Indonesia, banyak yang kurang berfungsi seperti tidak tertutupnya perlintasan pada saat kereta lewat hingga tidak memiliki palang perlintasan kereta. Sedangkan perilaku para pengendara yang suka menyerobot palang perlintasan ketika sudah tertutup juga dapat menambah angka kecelakaan.

     Pengaruh banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 juga membuat BBM ( bahan bakar minyak ) di negara kita mulai mengalami kelangkaan. Terutama pada BBM berjenis premium atau yang disubsidikan pemerintah. Pada daerah - daerah pesisiran pantai sangat sulit mendapatkan BBM berjenis solar, karena adanya kelangkaan BBM atau oknum - oknum yang menimbun untuk kepentingan pribadi saja.

     Pemerintah memprediksikan pada bulan 19 Desember hingga 30 November 2014 akan habisnya bahan bakar berjenis premium dan solar. Kouta BBM pada pulau Jawa, Sumatra, dan Bali rencananya akan dikurangi untuk menutupi kekurangan di wilayah timur Indonesia, menurut Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro dijakarta (18/7/2014) kuota BBM tetap diangka 46 juta kiloliter (http://bisnis.liputan6.com/).
       
    Dengan banyaknya kendaraan bermotor di DKI Jakarta maupun di kota - kota lainnya dapat mengakibatkan polusi udara yang semakin parah. Jika udara sudah tercemar maka bumi kita akan terjadi global warming dimana lapisan - lapisan ozon dibumi sudah sangat menipis, dan dampaknya suhu panas dibumi menjadi meningkat sehingga mengakibatkan kekeringan dimana - mana sampai terburuknya para petani gagal panen akibat dari kekeringan tersebut.

9. Buatlah paragraf dengan penalaran sebab - akibat, kesimpulan induktif, kesimpulan berupa perkiraan (ramalan).

    Faktor penyebab terjadinya kelangkaan BBM dan sering terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api adalah karena adanya masyarakat terutama yang tinggal diperkotaan yang mulai malas menggunakan kendaraan umum. Mengapa demikian? karena masyarakat berfikir akan lebih mudah jika menggunakan kendaraan sendiri atau pribadi. Sehingga yang terjadi adalah membludaknya kendaraan bermotor di jalan raya atau melebihi dari kapasitas jalan itu sendiri.

8. Buatlah paragraf deduktif dengan kesimpulan implikasi (3-5 paragraf kurang lebih 100 kata). Gunakan pola: pendapat - analisis - dukungan/pembuktian fakta 1 - dukungan/pembuktian fakta 2 - kesimpulan inferensi.

     Pengaruh banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 juga membuat BBM ( bahan bakar minyak ) di negara kita mulai mengalami kelangkaan. Terutama pada BBM berjenis premium atau yang disubsidikan pemerintah. Pada daerah - daerah pesisiran pantai sangat sulit mendapatkan BBM berjenis solar, karena adanya kelangkaan BBM atau oknum - oknum yang menimbun untuk kepentingan pribadi saja.

     Pemerintah memprediksikan pada bulan 19 Desember hingga 30 November 2014 akan habisnya bahan bakar berjenis premium dan solar. Kouta BBM pada pulau Jawa, Sumatra, dan Bali rencananya akan dikurangi untuk menutupi kekurangan di wilayah timur Indonesia, menurut Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro dijakarta (18/7/2014) kuota BBM tetap diangka 46 juta kiloliter (http://bisnis.liputan6.com/).

   Maka dari itu marilah kita mulai menggunakan kendaraan umum agar dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), atau dengan bersepeda ketempat kerja agar lebih sehat jasmaninya. Mari kita mulai dari sekarang supaya lapisan ozon dibumi kita tidak makin tipis atau dengan kata lain marilah kita mengurangi dampak dari global warming.

7. Buatlah paragraf induktif dengan kesimpulan implikasi (3-5 paragraf kurang lebih 100 kata). Gunakan pola pemecahan masalah: pernyataan maksud - deskripsi masalah - tujuan - cara mencapai tujuan - dukungan/kekuatan - kelemahan - alternatif - kesimpulan implikasi.

     Perlintasan pintu kereta api sangat penting fungsinya, terutama di negara kita. Mengapa? karena, negara kita adalah salah satu negara terpadat di dunia. Maka dari itu palang perlintasan kereta api sangat vital fungsinya. Terlebih lagi angka kendaraan roda 2 dan roda 4 meningkat di kota - kota besar, seperti contohnya di DKI Jakarta tingkat angka kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4 menurut Kementerian Perhubungan (bstp.hubdat.dephub.go.id) sudah mencapai 6.5 juta unit, dimana 6.4 juta unit adalah kendaraan pribadi sedangkan 88.477 adalah kendaraan umum.

      Maka dari itu ada niatan ingin mengurangi kecelakaan diperlintasaan kereta api dengan cara membenahi sistem yang digunakan dengan sensor seperti yang ada di luar negeri. Akan tetapi juga agar dibantu dalam membenahi perilaku masyarakatnya di jalan raya agar tidak ugal - ugalan dijalan raya atau diperlintasan kereta api.

     Adapun kelemahan dari sistem tersebut adalah jika sistem ini dipakai, kemudian para petugas penjaga palang pintu tersebut akan menganggur tapi akan bisa diperbantukan juga agar menjaga sistem tersebut, jika sistem tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya para petugas ini dapat mengoperasikan secara manual, kesimpulannya adalah marilah kita mengurangi kecelakaan di pintu perlintasan kereta api.

6. Buatlah paragraf yang dimulai dengan proposisi berikut ini.
    > Jika tekad sudah bulat, indonesia pasti dapat mengembangkan industri mobil dalam negeri.
    > Setiap orang berakhlak pasti antikorupsi.

5. Buatlah paragraf induktif yang diakhiri dengan kalimat proposisi positif universal.

     Pengaruh banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 juga membuat BBM ( bahan bakar minyak ) di negara kita mulai mengalami kelangkaan. Terutama pada BBM berjenis premium atau yang disubsidikan pemerintah. Pada daerah - daerah pesisiran pantai sangat sulit mendapatkan BBM berjenis solar, karena adanya kelangkaan BBM atau oknum - oknum yang menimbun untuk kepentingan pribadi saja.

4. Baca paragraf berikut ini. Tentukan: (1) Proposisi, (2) Penalaran yang digunakan, (3) Pembuktian, (4) Hasil pembahasan, dan (5) Jenis kesimpulan.

     (1) Sebagai mobil sport yang bertenaga besar, Nissan 350Z layak mewakili produk Nissan yang dikenal sebagai pembuat mobil bertenaga besar dan tangguh. (2) Nissan 350Z menyandang mesin berkapasitas 3,5 liter, 6 silinder dalam konfigurasi V(V6), 24 katup (4 Katup per - silinder, CVVT yang menghasilkan daya maksimum 287 PK atau setara dengan 6200 tenaga kuda dan torsi maksimum 363 Nm pada 4200 rpm. (3) Daya dan torsi sebesar itu diteruskan ke roda melalui persnelling otomatik dengan 5 tingkat kecepatan yang dilengkapi dengan manual shift mode yang sering disebut tiptronic. (4) Akselerasinya cukup signifikan. (5) Kecepatan 100 kilometer per jam dari pososo berhenti dicapainya dalam waktu 6 detik. 

     (7) Greg Wilson menguji coba Nissan 350Z, menyebutkan penilaiannya bahwa pada saat mendekati 5000 - 6000 rpm suara raungan mesin menerobos kabin. (8) Suara raungan itu tidak menggangu, bahkan menimbulkan kesan macho. (9) Suara raungan itu justru memberikan perasaan akan besarnya kekuatan mesin berkapasitas 3,5 liter itu. (10) Mobil seharga Rp 855 juta itu seakan menawarkan kenyamanan, kemewahan, dan keperkasaan. (kompas, 24 Juli 2003)

     (1) Proposisi                                  : Proposisi Empirik
     (2) Penalaran yang digunakan      :  Penalaran Deduktif
     (3) Pembuktian                              : Pembuktiannya ada di kalimat nomor 5
     (4) Hasil pembahasan                    : Hasil pembahasannya pada kalimat nomor 7
     (5) Jenis kesimpulan                     :  jenisnya adalah kesimpulan implikasi

3. Tentukan jenis Proposisi kalimat berikut.

     a). Jumlah sudut segi empat yaitu 360 derajat. : Positif Universal
     b). Suhu badan orang sehat yaitu 36 derajat. : Positif Universal
     c). Volume benda adalah sebesar cairan yang dipindahkan. : Hipotetik
     d). Manusia adalah makhluk yang berakal budi. : Empirik
     e). Semua makhluk bernyawa pasti merasakan mati. : Positif Universal
     f). Jika volume penjualan X meningkat, laba usaha akan meningkat. : Hipotetik
    g). Industri mobil nasional dapat berkembang jika pemerintah mengarahkan dan mengendalikannya. : Hipotetik
    h). Sebagian orang memilih kehidupan didunia sebagai tujuan akhir. : Positif Parsial
     i). Sebagian orang tidak bekerja pada malam hari. : Positif Parsial
     j). Tidak sedikitpun orang makan daging kucing. : Negatif Universal

2. Sebutkan unsur - unsur yang membentuk sebuah penalaran.
    > Topik
    > Dasar Pemikiran
    > Proses Berfikiran Ilmiah
    > Logika
    > Sistematika
    > Permasalahan
    > Variabel
    > Analisis
    > Pembuktian
    > Hasil
    > Kesimpulan

1. Jelaskan pengertian penalaran karangan.
    Proses berfikir logis, sistematis, terorganisasi dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan kesimpulan  atau pembahasan suatu masalah sampai menghasilkan suatu simpulan yang berupa pengetahuan atau pengertian baru.

Senin, 30 Juni 2014

Bekerja Sama Dalam Team (Kelompok) atau Team Work

Team work adalah "pekerjaan yang dilakukan oleh beberapa rekan dengan masing-masing melakukan bagian tetapi semua mensubordinasi keunggulan pribadi untuk efisiensi keseluruhan".
Dalam lingkungan bisnis teknik akuntansi dapat digunakan untuk memberikan ukuran finansial manfaat dari kerja sama tim yang berguna untuk membenarkan konsep. Teamwork semakin dianjurkan oleh pembuat kebijakan perawatan kesehatan sebagai sarana menjamin kualitas dan keamanan dalam pengiriman jasa; sebuah komite dari Institute of Medicine merekomendasikan pada tahun 2000 bahwa program keselamatan pasien "mendirikan program pelatihan tim interdisipliner bagi penyedia yang menggabungkan metode terbukti pelatihan tim, seperti simulasi."
                                                                                                                       
1.      Pengertian dan Karakteristik Kelompok
·      Pengertian Kelompok
Kelompok dapat diartikan sejumlah orang yg terlibat dalam interaksi pada suatu pertemuan tatap muka, di mana setiap anggota mendapat kesan yg jelas, sehingga seseorang baik di saat timbul pertanyaan maupun sesudahnya dpt memberikan tanggapan kepada yang lainnya.
Menurut ADLER & RODMAN, Kelompok adalah sekumpulan kecil orang yg saling berinteraksi, biasanya tatap muka dlm waktu yg lama guna mencapai tujuan tertentu. Ada 4 elemen kelompok yaitu: interaksi, waktu, ukuran, tujuan.
·      Karakteristik Kelompok
Karakteristik Kelompok (Sorsyth, 1979), yaitu:
- Interaksi → Fisik, verbal, nonverbal, emosional
- Struktur → Pola hubungan yang stabil diantara anggota
- Role yang telah diharapkan dan seseorang yang telah menduduki
- Norma : Aturan yang mengidentifikasi atau mendeskripsikan perilaku yang tepat
- Relasi antar anggota
·      Tujuan
- Intrinsik (tujuan bersama):
a. Faktor pemersatu paling kuat (ex: olah raga)
b. Memotivasi perilaku tertentu sehingga tujuan tercapai
·      Groupness → entitavity (kesatuan) : Tingkat dimana kesatuan kekuatan
tunggal menyatu
·      Ketergantungan Dinamis
2.      Tahapan Pembentukan Kelompok
Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.
·      Forming
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.
·      Storming
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.
·      Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.
·      Performing
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.
·      Adjourning dan Transforming
Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.
3.      Kekuatan Team Work
Kerja sama dilakukan oleh sebuah tim lebih efektif daripada kerja secara individual. Menurut West (2002), Telah banyak riset membuktikan bahwa kerja sama secara berkelompok mengarah pada efisiensi dan efektivitas yang lebih baik. Hal ini sangat berbeda dengan kerja yang dilaksanakan oleh perorangan.
Setiap tim maupun individu sangat berhubungan erat dengan kerja sama yang dibangun dengan kesadaran pencapaian prestasi dan kinerja. Dalam kerja sama akan muncul berbagai penyelesaian yang secara individu tidak terselesaikan. Keunggulan yang dapat diandalkan dalam kerja sama pada kerja tim adalah munculnya berbagai penyelesaian secara sinergi dari berbagai individu yang tergabung dalam kerja tim. 
Kontribusi tiap-tiap individu dapat menjadi sebuah kekuatan yang terintegrasi. Individu dikatakan bekerja sama jika upaya-upaya dari setiap individu tersebut secara sistematis terintegrasi untuk mencapai tujuan bersama. Dalam mencapai tujuan bersama, kerja sama memberikan manfaat yang besar bagi kerja tim. Biasanya organisasi berbasis kerja tim memiliki struktur yang ramping. Oleh sebab itu, organisasi akan bisa merespons dengan cepat dan efektif lingkungan yang cepat berubah.
v  Secara umum, untuk membangun teamwork yang solid dibutuhkan beberapa syarat :
·      Jangan bersikap individualistis. 
·      Berikan kontribusi.
·      Bersikap fleksibel .
·      Komunikasi. 
·      Komitmen.
·      Kepercayaan dan Saling Menghargai. 
·      Patuhilah Pemimpin. 
4.      Implikasi Manajerial
Dalam kamus besar bahasa Indonesia implikasi mempunya arti yaitu akibat.kata implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek salah satu aspek yang akan saya bahas kali ini implikasi manajerial. Dalam manajemen sendiri terdapat 2 implikasi yaitu :
·      Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
·      implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
Jadi implikasi manajerial memiliki arti Proses Pengambilan Keputusan Partisipatif Dalam Organisasi manajerial yang baik.
v  Teori Managerial Grid
Teori dikemukakan oleh Robert K. Blake dan Jane S. Mouton yang membedakan dua dimensi dalam kepemimpinan, yaitu “concern for people” dan “concern for production”. Pada dasarnya teori managerial grid ini mengenal lima gaya kepemimpinan yang didasarkan atas dua aspek tersebut, yaitu :
·      Improvised artinya pemimpin menggunakan usaha yang paling sedikit untuk menyelesaikan tugas tertentu dan hal ini dianggap cukup untuk mempertahankan organisasi.
·      Country Club artinya kepemimpinann didasarkan kepada hubungan informal antara individu artinya perhatian akan kebutuhan individu dengan persahabatan dan menimbulkan suasana organisasi dan tempo kerja yang nyaman dan ramah.
·      Team yaitu kepemimpinan yang didasarkan bahwa keberhasilan suatu organisasi tergantung kepada hasil kerja sejumlah individu yang penuh dengan pengabdian dan komitmen. Tekanan untama terletak pada kepemimpinan kelompok yang satu sama lain saling memerlukan. Dasar dari kepemimpinan kelompok ini adalah kepercayaan dan penghargaan.
·      Task artinya pemimpin memandang efisiensi kerja sebagai factor utama keberhasilan organisasi. Penampilan terletak pada penampilan individu dalam organisasi.
·      Midle Road artinya kepemimpinan yang menekankan pada tingkat keseimbangan antara tugas dan hubungan manusiawi , dengan kata lain kinerja organisasi yang mencukupi dimungkinkan melalui penyeimbangan kebutuhan untuk bekerja dengan memelihara moral individu pada tingkat yang memuaskan.
Sumber            :
  http://id.wikipedia.org/wiki/Implikasi 

Kamis, 15 Mei 2014

Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

1. Definisi dan dasar pengambilan keputusan

Definisi Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final. Keluarannya bisa berupa suatu tindakan (aksi) atau suatu opini terhadap pilihan.

dasar-dasar  pengambilan keputusan yang dapat digunakan yaitu :
1. Intuisi
2. Pengalaman
3. Fakta
4. Wewenang
5. Logika/Rasional

2. jenis-jenis keputusan organisasi

Secara garis besar jenis keputusan terbagi menjadi dua bagian yaitu :
·         Keputusan Rutin
Keputusan Rutin adalah Keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang serta biasanya telah dikembangkan untuk mengendalikannya.
·         Keputusan tidak Rutin
Keputusan tidak Rutin adalah Keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin.

3. faktor- faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan

Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan sebagai berikut:
1.       hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;
2.      setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi;
3.      setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain;
4.      jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;
5.      pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;
6.      pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang  cukup lama;
7.      diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;
8.     setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; dan
9.      setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut mempengaruhi pengambilan keputusan.

4. implikasi manajerial



Proses Pengambilan Keputusan dalam partisipatif dalam organisasi sekolah Manajerial yang baik. Rendahnya kemapuan kepala sekolah akan berpengaruh terhadap perolehan dukungan dari masyarakat khususnya dukungan dalam mengambilan keputusan yang dikeluarkan sekolah terkait dengan kebijakan dan rencana program pengembangan sekolah.

referensi:
Pengambilan Keputusan, Dr. Lantip Diat Prasojo
Upaya Pengambilan Keputusan yang Tepat, Sumaryanto
http://strawberrycupcup.blogspot.com/2013/05/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html

Rabu, 16 April 2014

KEPEMIMPINAN




1.      Arti Penting Kepemimpinan?

Arti kepemimpinan menurut Tead; Terry; Hoyt (kartono, 2003) adalah kegiatan yang mempengaruhi orng lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut. Sedangkan menurut Young (kartono, 2003) yaitu bentuk dominasi yang didasai atas kemampuan pribadi yang mampu mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu. Jadi secara umum kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

2.      Tipologi Kepemimpinan?

Topologi Kepemimpinan dalam era reformasi diwarnai dengan perubahan – perubahan yang menuju kearah perbaikan. Maka seseorang pemimpin organisasi harus memiliki dasar – dasar keiapan misalnya: siap beradaptasi, fleksibelitas dan berinteraksi dengan orang – orang yang berbeda asal negara, berfikir positif, dll.

3.      Faktor – faktor yang mempengaruhi kepemimpinan?

Dalam melaksanakan tugas kepemimpinan dalam mempengaruhi menuju tujuan tertentu memiliki faktor yaitu: dari diri kita sendiri, pandangan kita terhadap manusia , situasi waktu dan keadaan kelompok.

4.      Implikasi manajerial kepeimpinan dalam organisasi?

Implikasi manajerial kepemimpinan dalam organisasi adalah akan menciptakan kepemimpinan yang baik karena adanya proses yang direncanakan contohnya jika suatu kepala sekolah yang baik pasti akan mengangkat nama baik tersebut tapi sebaliknya jika kepala sekolah tersebut kurang baik akan memberikan efek yang kurang baik juga terhadap staf – stafnya.



Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan
Kartono, 2003
http://id.scribd.com/doc/180351455/TIPOLOGI-KEPEMIMPINAN-DALAM-ERA-REFORMASI-docx